2 Apr 2013

Klinik VCT di Puskesmas Bengkuring


Data Dinas Kesehatan Kota Samarinda menunjukkan tahun 2012 di Kaltim tercatat 2.539 kasus HIV Positif, dan di Kota Samarinda tercatat 1.800 kasus HIV Positif. Berdasarkan jenis kelamin lebih banyak yang terinfeksi adalah 47% jenis kelamin perempuan, menurut umur 53% yang terinfeksi berumur 15–25 tahun, sedangkan berdasarkan kejadian kasus kecenderungan kasus terus meningkat setiap tahunnya.

UPTD Puskesmas Bengkuring yang di wilayah kerjanya mempunyai Lokalisasi Bayur yang terletak di kelurahan Sempaja Utara dan merupakan populasi beresiko. Maka dengan itu, Kamis, 14 Februari 2013 yang lalu dihadiri oleh instansi pemerintah dan lintas sektor terkait, Bapak Samsu Alam, SP selaku Sekretaris Kecamatan Samarinda Utara dan dr. Hj. Fitriany Madjid selaku kepala UPTD Puskesmas Bengkuring meresmikan Klinik Voluntary Counselling and Testing atau yang biasa disebut klinik VCT yang artinya klinik Konseling Testing Sukarela.

Hal ini mengacu pada MDGs 2015 dalam tujuan Program HIV/AIDS yang berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman HIV/AIDS, memutus rantai penularan HIV/AIDS dan menyediakan dan menyebarluaskan informasi serta menciptakan suasana kondusif untuk mendukung upaya penanggulangan HIV/AIDS khususnya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bengkuring.

Klinik VCT terletak di Rumah Dinas UPTD Puskesmas Bengkuring yang terpisah dari Puskesmas induk sehingga dapat melakukan tindakan yang bersifat pribadi dengan 4 orang petugas yang terlatih dan kompeten dibidangnya. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam Klinik VCT yaitu kegiatan pertama dengan melakukan Konseling Pre-test.  Kegiatan ini membantu klien menyiapkan diri untuk pemeriksaan darah HIV, memberikan pengetahuan akan implikasi terinfeksi atau tidak terinfeksi dan memfasilitasi diskusi tentang cara menyesuaikan diri dengan status HIV. Kegiatan kedua yaitu melakukan Tes Antibodi HIV dengan melakukan pemeriksaan HIV Rapid Test dimana pengambilan darah diproses (disentrifus) sehingga terpisah dan terbentuk serum untuk diperiksa dengan HIV Rapid Test. 

"Kegiatan ketiga yaitu Konseling Pasca Test HIV. Adapun kegiatannya antara lain konselor membantu klien memahami dan menyesuaikan diri dengan hasil tes, konelor mempersiapkan klien untuk menerima hasil tes dan memberikan hasil tesnya dan menyediakan informasi selanjutnya, merujuk klien ke fasilitas layanan lainnya dan konselor mengajak klien mendiskusikan strategi untuk menurunkan transmisi HIV", ungkap Hj. Mariatun Nikmah, SKM selaku Koordinator VCT.

Jangan ragu untuk menggunakan layanan di klinik VCT UPTD Puskesmas Bengkuring karena kerahasiaan anda kami jamin.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar