26 Sep 2012

Upaya Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah



Penyuluhan Cuci Tangan
Kualitas sumber daya manusia (SDM) antara lain ditentukan dua faktor yang satu sama lain saling berhubungan, berkaitan dan saling bergantung yakni pendidikan dan kesehatan. Kesehatan merupakan prasyarat utama agar upaya pendidikan berhasil, sebaliknya pendidikan yang diperoleh akan sangat mendukung tercapainya peningkatan status kesehatan seseorang. Oleh karena itu Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dengan titik berat pada upaya promotif dan preventif didukung oleh upaya kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas, menjadi sangat penting dan strategis untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

Anak sekolah merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. Jumlah usia sekolah yang cukup besar yaitu 30 % dari jumlah penduduk Indonesia merupakan masa keemasan untuk menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehingga anak sekolah berpotensi sebagai agen perubahan untuk mempromosikan PHBS, baik dilingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. 

Dalam rangka peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)  pada para siswa. Puskesmas Palaran yang dipimpin oleh Veronika Hinum selalu mengadakan kegiatan  Healty Students. Kegiatan yang rutin diadakan setiap tahunnya ini dilakukan di 5 SD/MI yang ada di wilayah kerja Puskesmas Palaran secara bergilir.  

PHBS di sekolah sendiri memiliki pengertian : kebiasaan/perilaku positif yang dilakukan oleh setiap siswa, guru, penjaga sekolah,petugas kantin sekolah, orang tua siswa dan lain-lain yang dengan kesadarannya untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya serta aktif dalam menjaga lingkungan sehat di sekolah.  

Pada  PHBS di sekolah terdapat 8 indikator antara lain adalah : Mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan memakai sabun, Jajan di kantin sekolah yang sehat, Membuang sampah pada tempatnya, Mengikuti kegiatan olah raga di sekolah dengan terukur dan teratur, Mengukur berat badan dan tinggi badan secara teratur setiap 6 bulan, Bebaskan diri dari asap rokok, Memberantas jentik nyamuk, Buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di jamban sekolah.

Kegiatan Penerapan PHBS di Sekolah oleh Puskesmas Palaran  yang disebut kegiatan healthy students pada tahun ini  dilaksanakan oleh Puskesmas Palaran di SDN 012, SDN 014, SD Ad-Daud, SDN 018 dan SDN 019 Kecamatan Palaran.  

Kegiatan yang dilaksanakan berupa Penyuluhan kesehatan gigi dan praktek sikat gigi pada siswa kelas 2, Penyuluhan cuci tangan dan praktek cuci tangan pada siswa kelas 3, Penyuluhan DBD pada siswa kelas 4 dan Penyuluhan diare pada siswa kelas 5. Pengisi kegiatan Healty Students  adalah perawat gigi, pemegang program DBD, pemegang program Kesling dan pemegang program Promkes. 

Kegiatan ini diharapkan dapat mengubah perilaku para siswa untuk bisa meningkatkan kebersihan perseorangan serta membiasakan untuk ber-PHBS sejak dini. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa untuk melaksanakan PHBS di sekolah.

Dengan menerapkan  PHBS di sekolah oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah, maka akan membentuk mereka untuk memiliki kemampuan dan kemandirian dalam mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah sehat.

sumber : Promkes Puskesmas Palaran

Praktek Sikat Gigi Massal


Penyuluhan DBD


 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar