26 Sep 2012

PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN SEJAK USIA DINI


Pemeriksaan Gigi dan Mulut oleh Petugas Puskesmas Baqa

Usia anak adalah periode yang sangat menentukan kualitas seorang manusia dewasa nantinya. Anak usia sekolah baik tingkat pra sekolah, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas adalah suatu masa usia anak yang sangat berbeda dengan usia dewasa. Di dalam periode ini didapatkan banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak di kemudian hari. Masalah kesehatan tersebut meliputi kesehatan umum, gangguan perkembangan, gangguan perilaku dan gangguan belajar. permasalahan kesehatan tersebut umumnya akan menghambat pencapaian prestasi pada peserta didik di sekolah.

Peranan orang tua dan guru sebagai sosok pendamping saat anak melakukan aktifitas kehidupannya setiap hari sangat dominan dan sangat menentukan kualitas hidup anak di kemudian hari. Sehingga sangatlah penting bagi mereka untuk mengetahui dan memahami permasalahan dan gangguan kesehatan pada anak usia sekolah yang cukup luas dan kompleks. Deteksi dini gangguan kesehatan anak usia sekolah dapat mencegah atau mengurangi komplikasi dan permasalahan yang diakibatkan menjadi lebih berat lagi.

Puskesmas Baqa yang dipimpin oleh drg. Dian Sulistya Anggraini menyadari pentingnya kesehatan anak sekolah terutama siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan anak sekolah. Setiap TK dan PAUD yang dikunjungi akan mendapatkan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan, deteksi dini tumbuh kembang (ddtk) atau dikenal juga dengan penjaringan anak sekolah, sikat gigi massal, dan pemberian vitamin A. 

Sejumlah 16 TK dan PAUD yang berada di wilayah kerja Puskesmas Baqa telah mendapatkan kunjungan dari petugas kesehatan Puskesmas Baqa secara bergantian mulai dari bulan Juli hingga akhir Agustus 2012 kemarin. Petugas Kesehatan ini merupakan tenaga kesehatan profesional dari Puskesmas Baqa yang terdiri dari 1 orang dokter gigi atau perawat gigi, 1 orang dokter umum, 1 orang perawat atau bidan, dan 1 orang tenaga kesehatan lainnya seperti gizi.

Peningkatan perhatian terhadap kesehatan anak usia sekolah tersebut diharapkan dapat menciptakan anak usia sekolah Indonesia yang cerdas, sehat dan berprestasi.

sumber : Puskesmas Baqa







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar