26 Sep 2012

Kelas Ibu Hamil di Puskesmas Sidomulyo



Pertemuan Kelas Ibu Hamil di Puskesmas Sidomulyo

Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mulai dari masa kehamilan, masa persalinan, hingga masa nifas dimana Puskesmas Sidomulyo merupakan salah satu Puskesmas di Samarinda yang melaksanakan kelas ibu hamil di Puskesmasnya. 

Disampaikan oleh Pimpinan Puskesmas Sidomulyo dr. Rani Rosanti, peserta yang ikut di dalam kelas ibu hamil di Puskesmas Sidomulyo merupakan warga di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo. Jumlah peserta dalam 1 kelas yaitu berjumlah 15 orang. Peserta yang akan mengikuti kelas ibu hamil ini akan didata terlebih dahulu oleh kader, atau bisa langsung mendaftarkan diri ke Puskesmas. 

Ibu hamil yang ingin mengikuti kelas ibu hamil ini tidak dibatasi usia kehamilannya, namun sebaiknya ibu hamil yang memiliki usia kehamilan dibawah 20 minggu, sehingga bisa mengikuti kelas ibu hamil ini sampai dengan selesai yaitu sebanyak 4 kali pertemuan.

Kelas ibu hamil ini dilaksanakan satu bulan sekali yaitu setiap hari kamis di minggu kedua. Fasilitator yang terlibat dalam kelas ibu hamil yaitu petugas kesehatan Puskesmas Sidomulyo terdiri dari bidan, petugas gizi, perawat, dan dokter umum.

"Di dalam kelas ibu hamil disampaikan materi mengenai perawatan selama kehamilan, penyakit dan komplikasi yang mungkin terjadi saat hamil, bersalin dan nifas, cara merawat payudara selama kehamilan, gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil, cara merawat bayi baru lahir, teknik menyusui bayi, dan senam hamil," tambah dr.Rani.

Dalam setiap pertemuan kelas ibu hamil, setiap peserta diharapkan membawa buku kesehatan ibu dan anak (KIA). Buku KIA ini berperan sebagai pegangan seorang ibu mulai dari masa kehamilan hingga anak yang dilahirkannya berusia 5 tahun.  

Melalui pelaksanaan kelas ibu hamil, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil sehingga bisa mencegah berbagai komplikasi persalinan, yang akhirnya bertujuan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. 

sumber : dr. Rani Rosanti - Puskesmas Sidomulyo


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar