19 Mei 2011

Tips Sehat : Menangkal Penyakit di Musim Hujan

Samarinda lagi sering-seringnya hujan nih, hampir tiap hari hujan, kadang bisa seharian hujan turun nggak ada berhentinya. Kalo udah seperti selain banjir, rawan sekali penyakit menjangkiti; Influenza, Demam Berdarah & Diare adalah beberapa jenis penyakit yang sering bermunculan. Nggak mau kan rutinitas terganggu karena kita sakit?
berikut tips sederhana yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri dari terserang penyakit-penyakit tersebut.

Tips Mencegah Flu
  • Cuci Tangan, sebagian virus flu menyebar lewat kontak langsung, jadi usahakan untuk mencuci tangan sesering mungkin pakai sabun dan kalau bisa dengan air hangat
  • Jangan Menyentuh Muka, Biasanya virus flu masuk ke tubuh lewat mata, hidung atau mulut. Jadi usahakan jangan terlalu sering menyentuh bagian muka.
  • Konsumsi Makanan Mengandung Phytochemical, Phytochemical adalah bahan kimia alami yang ada pada tumbuhan yang memberi vitamin pada makanan. Zat jenis ini terdapat pada buah dan sayur segar berwarna hijau, merah dan kuning gelap, jadi usahakan memperbanyak konsumsi makanan jenis ini.
  • Minum Banyak Air, Air berfungsi mengangkat racun-racun yang ada dalam tubuh. Orang dewasa butuh delapan gelas air dalam sehari. Usahakan untuk banyak minum air putih, untuk mengangkat racun-racun dalam tubuh.
  •  Pakai Jaket dan Jas Hujan, Kenakan jika anda sedang berkendara dengan kendaraan roda dua, kebetulan hujan datang dan anda harus buru-buru. Tapi jika hujan terlalu lebat lebih baik anda berteduh dulu dan tunggu hingga hujan sedikit reda.

Tips Mencegah Diare
  • Saat hujan turun tiap hari, selokan-selokan yang tersumbat biasanya meluap, dan membawa parasit cacing serta amoeba turut terangkat. Untuk mencegah diare biasakan untuk menjaga kebersihan, biasakan cuci tangan dan kaki setelah berpergian.
  • Kenakan alas kaki untuk mencegah penyebaran kotoran atau parasit masuk lewat kulit.
  • Hindari membeli makanan di sembarang tempat

Tips Mencegah Demam Berdarah
Tak bisa dipungkiri ini adalah  penyakit yang banyak berjangkit begitu musim penghujan tiba. Bersihkan lingkungan sekitar. Hal ini dapat dilakukan dengan mengubur semua benda yang bisa menjadi tempat jentik berkembang, seperti kaleng bekas, pot tanaman bekas, dan benda-benda lain yang bisa menampung air hujan dan dapat menjadi tempat air tergenang, mengganti air pada jambangan bunga, maupun, membersihkan tempat minum hewan peliharaan.
Bak atau tempat penampungan air harus ditutup untuk mencegah nyamuk bertelur di tempat itu, dan dikuras paling tidak dua kali seminggu untuk tidak memberi kesempatan pada telur-telur nyamuk menetas menjadi jentik.
Jaga kerapian, jangan biasakan menggantung baju, daripada menggantung lebih baik dilipat. Sebab pakaian yang digantung bisa menjadi tempat persembunyian nyamuk Aedes aegypti. Bersihkan setiap hari meja dan laci yang ada di kamar Anda, buanglah kertas-kertas yang tak terpakai, sebab laci meja yang kotor dan tak terurus, juga bisa menjadi sarang nyamuk.

Di samping itu salah satu cara ampuh yang dianjurkan untuk memberantas nyamuk Aedes adalah dengan abatisasi, yaitu menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air. Abatisasi bisa diulang setiap 2-3 bulan sekali, walaupun beracun untuk jentik nyamuk, namun abate tidak berbahaya bagi manusia.
Abatisasi perlu dilakukan hanya pada tempat-tempat air tergenang, seperti bak mandi, jambangan bunga, dan selokan kecil yang airnya tergenang. Abate tidak bermanfaat ditaburkan pada air mengalir. Abate juga baik untuk ditaburkan pada tempat-tempat air yang sulit dikuras atau dibersihkan.

Jadi...mengapa kita harus takut menghadapi musim hujan?, asal kita bisa menjaga kebersihan lingkungan dan biasa hidup sehat, nyamuk Aedes aegypti tidak mungkin akan menyerang Anda, sebab Anda sudah tahu penangkalnya.

Ingat .. lebih baik mencegah daripada mengobati. Sedia payung sebelum hujan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar