31 Mei 2011

“Hari Tanpa Tembakau sedunia”


Hari ini merupakan Hari Tanpa Tembakau yang di peringati setiap tanggal 31 Mei. Dalam Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini Dinas Kesehatan Kota Samarinda bekerja sama dengan BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman mengadakan kegiatan simpatik dengan membagikan stiker dan  pamflet yang berisikan tema tentang bahaya rokok bagi kesehatan  serta melakukan sweaping rokok yang diganti dengan pemberian permen. 
Kegiatan ini telah dilaksanakan di tiga tempat yaitu di Puskesmas Sidomulyo, Kantor Kesehatan Pelabuhan Samarinda dan di sekitar Pelabuhan Samarinda. Dan pada sore hari pukul 15.00 kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di simpang empat mall lembuswana.

Puskesmas Sidomulyo dan Kantor Kesehatan Pelabuhan merupakan wilayah tanpa asap rokok yang mulai digalakkan beberapa tahun terakhir. Di lokasi Puskesmas Sidomulyo dan Kantor Kesehatan Pelabuhan tidak di temukan masyarakat umum ataupun pegawai yang merokok sedangkan di sekitar Pelabuhan Samarinda masih ditemukan beberapa orang yang masih merokok namun  mau mematikan rokok dan menggantinya dengan permen yang telah diberikan.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menarik perhatian dan menumbuhkan gerakan peduli bahaya rokok bagi kesehatan. Karena rokok menyebabkan terjadinya penyakit tidak menular seperti cardiovaskular, struk, kanker paruparu dan juga kanker mulut serta kelainan pada kehamilan. Menurut badan kesehatan dunia (WHO), rokok adalah pembunuh yang akrab di tengah masyarakat. Setiap detiknya setiap orang meninggal karena rokok.


Sedangkan menurut datan Epidemi dunia menunjukkan tembakau membunuh lima juta orang setiap tahunnya. Jika ini terus berlanjut maka dikhawatirkan bahaya rokok di tahun 2020 akan menyebabkan terjadinya sepuluh juta kematian. Dan 70 % kematian itu terjadi di negara yang sedang berkembang.

Tingginya populasi dan konsumsi rokok menempatkan Indonesia pada urutan ketiga konsumen tembakau atau rokok di dunia. Dengan konsumsi sebanyak 220 milyar batang pertahun. “2005”
Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok bagi kesehatan.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar